FORMULA PENGGAJIAN HADIRMU SUPERAPP v4 ====================================== 1. HARI KERJA YANG DIHARAPKAN ----------------------------- Karyawan dengan skema Harian: mengikuti hari kerja default sekolah + override Kalender Sekolah Guru dengan skema Jadwal Mengajar: mengikuti hari pada jadwal mengajar aktif + override Kalender Sekolah Jika Kalender Sekolah menetapkan Hari Kerja = Tidak: tanggal tidak dihitung sebagai hari kerja. Jika Kalender Sekolah menetapkan Hari Kerja = Ya: tanggal dihitung sebagai hari kerja untuk semua SDM, termasuk Guru dengan skema Jadwal Mengajar. 2. HARI DIBAYAR --------------- Status yang menghasilkan tunjangan harian dapat dipilih per pegawai. Default: Hadir, Dinas Pilihan yang tersedia: Hadir, Sakit, Izin, Dinas Contoh: Hari Dibayar = Hadir,Dinas,Sakit maka uang hadir/makan/transport dibayarkan untuk ketiga status tersebut. Status harian hanya dihitung pada tanggal yang memang merupakan hari kerja yang diharapkan. Input Hadir pada hari non-kerja tidak otomatis menambah tunjangan harian. 3. PENGHASILAN -------------- Bruto = Gaji Pokok + Tunjangan Tetap + Tunjangan Jabatan + (Hari Dibayar x Uang Hadir) + (Hari Dibayar x Uang Makan) + (Hari Dibayar x Transport) + (Menit Lembur x Tarif Lembur) + Komponen Penghasilan Tambahan Lembur tetap dapat dihitung walaupun terjadi pada hari non-kerja. 4. POTONGAN ----------- Potongan = (Hari Alfa x Potongan Alfa) + (Menit Terlambat x Tarif Potongan Terlambat) + (Menit Pulang Awal x Tarif Potongan Pulang Awal) + Potongan Tetap + Komponen Potongan Tambahan 5. NETTO -------- Netto = Bruto - Total Potongan 6. SNAPSHOT ----------- Saat Draft dihitung, sistem menyimpan snapshot: - ekspektasi hari kerja - kehadiran - keterlambatan - lembur - komponen penghasilan - komponen potongan Draft dapat dihitung ulang. Setelah Final: - penggajian tidak dihitung ulang otomatis - slip menjadi terlihat pada portal pribadi Setelah Dibayar: - status menunjukkan penggajian sudah diselesaikan - data tidak dapat dibuka kembali melalui alur normal 7. CATATAN IMPLEMENTASI ----------------------- Formula ini fleksibel dan tidak menetapkan kebijakan sekolah secara paksa. Nominal awal adalah 0 sampai Administrator mengisi pengaturan gaji. Sebelum dipakai sebagai dasar pembayaran riil, sekolah tetap perlu menyamakan formula dengan kebijakan yayasan/sekolah, kontrak kerja, dan ketentuan administrasi yang berlaku.